Sabtu, 14 Agustus 2010

OPERASI ENTEBBE: PEMBEBASAN SANDERA PALING SPEKTAKULER?

Serbuan pasukan elite Israel beberapa puluh tahu yang yang lalu tepatnya di tahun 1976 mengisahkan pembebasan 257 penumpang Air France sebagai sandera di Entebe, Uganda yang paling dramatis dan telah menjadi kisah populer sampai sekarang. Dalam aksi terornya, melibatkan organisasi terororis kelas dunia saat itu, Popular Front the Liberation of Palistine ( PFLP), dan keterlibatannya Presiden atau sang diktator Uganda Idi Amin, membuat pembebasan ini bertambah seru. Entebe, sebuah bandara di negara Uganda dan sebagai negara pendukung pembajakan yang letaknya sekitar 370 Km dari negara Israel yang mayoritas para sandera berasal. Hal inilah yang menuat pasukan elite Israel geregetan untuk menyelesaikan pembebasannya.

Selasa, 20 Juli 2010

PERGESERAN PERANG KONVENSIONAL

Dengan semakin berkembangnya teknologi, dunia perang ataupun sebuah lini pertempuran konvensional akan bergeser kepada lini peperangan atau pertempuran alternatif konvensional seperti perang informasi serta aksi teror.

Didalam perang konvensional, yang digunakan mesin mesin perangnya serta perlengkapan prajurit serta dukungan logistik. Di era perang informasi, bombardir- bombardi informasi akan membuat image yang dapat tertanam dikawasan lawan dan melemahkan posisi moril lawan. Tehnik-tehnik semacam ini sering kita istilahkan sebagai informasi imperalisme dalam strategi perang informasi.

Kamis, 17 Juni 2010

DUBES JERMAN UNTUK LEBANON KUNJUNGI KONTINGEN INDONESIA






(Houla; 17 Juni 2010). Duta Besar Jerman untuk Lebanon Brigitta Maria Siefker Eberle didampingi Senior Member of Germany Foreigh Minister beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kerja ke Kompi B Indobatt UN Position 8-33 ‘Syeikh Abbad Tomb’ di desa Houla, Lebanon Selatan.

Senin, 14 Juni 2010

DEPUTY FORCE COMMANDER UNIFIL KUNJUNGI BASE CAMP INDONESIA


( S M - Naqoura , Lebanon). Deputy Force Commander (DFC) UNIFIL yang baru Brigjen Santi Bofanti yang berasal dari Italia kemarin Minggu ( 13/6) melakukan kunjungan resmi base camp Indonesia.

PASUKAN TNI HIBUR PELAJAR LEBANON


(S – M ) - Pasukan TNI Satuan tugas batalyon mekanis yang saat ini bertugas pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon beberapa hari yang lalu, Rabu (9/6) menghibur anak pelajar Lebanon.
Satuan tugas batalyon mekanis, Kontingen Garuda XXIII - D dalam hiburannya, menampilkan kesenian Indonesia seperti, Angklung, tarian kuda lumping. Hiburan tersebut ditujukan atas perayaan kelulusan sekolan Internasional Al Mayadeen di kota Tyre tepatnya di daerah Al Bazourieh, Lebanon Selatan.

Selasa, 08 Juni 2010

KONGA XXIII – D LAKUKAN PEMANTAUAN DAERAH OPERASI DI LEBANON SELATAN

(S M 8/6) - Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) yang lebih dikenal dengan sebutan Indobatt (Indonesian Battalion) siap melaksanakan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian di wilayah Lebanon Selatan sesuai dengan Resolusi DK PBB No 1701. Salah satu tugas pokok yang tercantum dalam Resolusi tersebut adalah memastikan dan mengawasi pelaksanaan penghentian permusuhan antar pihak-pihak yang bertikai.

Kamis, 03 Juni 2010

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMANDAN TIM PATROLI INDOBATT

(S M 3/6) - Komandan tim patroli memegang peranan penting dalam melaksanakan tugas operasi pemeliharaan perdamaian, antara lain pada saat pergerakan patroli menyusuri jalanan sepanjang Blue Line serta pengawasan dan pengamatan pada saat berada di Observation Post (OP). Demikian dikatakan Komandan Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-D/UNIFIL (Indonesian Battalion/Indobatt) Letkol Inf Andi Perdana Kahar pada saat acara pembukaan Apel pejabat Dantim Indobatt, kemarin di Lapangan Upacara Soekarno-Base UN Posn 7-1 Adshit Al-Qusayr. Kegiatan Apel Dantim Indobatt tersebut berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 2 s/d 3 Juni 2010.

Rabu, 02 Juni 2010

TNI MEMANGGIL GENERASI MUDA UNTUK DIDIDIK MENJADI PENERBANG TNI

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memanggil Generasi Muda untuk dididik menjadi Penerbang TNI melalui Pendidikan Pertama Perwira PSDP Penerbang TNI. Sekolah Penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek TNI (Sekbang PSDP TNI) merupakan salah satu macam pendidikan pertama perwira bagi warga Negara terpilih lulusan SMA, SMU, Madrasah Aliyah untuk menjadi Prajurit TNI.

Persyaratan untuk mengikuti Sekbang PSDP TNI sebagai berikut : Warga Negara Indonesia Pria (bukan Prajurit TNI, POLRI dan PNS) ; Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

KONTINGEN GARUDA XXVI BERPARTISIPASI OPERATION BIG BLUE DI LEBANON

(S M ) - Kontingen Garuda XXVI yang sedang melaksanakan tugas operasi pemeliharaan perdamaian di Lebanon dibawah naungan bendera PBB selasa kemarin (1/6) ikut berpartisipasi dalam Operation Big Blue.
Adapun Kontingen Indonesia yang terlibat, Satuan tugas force headquater support unit (FHQSU) Garuda XXVI-B1 dan Garuda XXVI-B2 Indo force protection company(FPC) yang berada di Markas besar UNIFIL Naqoura, Lebanon Selatan.
Bentuk operasi yang digelar, pemuda berkumpul bersama untuk pembersihan kawasan pantai. Hal ini, atas permintaan Menteri Olahraga dan Pemuda Lebanon Dr. Ali Abed Allah kepada UNIFIL.

Senin, 31 Mei 2010

SATGAS POM KONGA XXV – B LAKUKAN LATIHAN BERSAMA DENGAN KONTINGEN TURKI

S M - Suatu daerah yang sedang atau telah dirundung suautu konflik atau peperangan tentunya memiliki sesuatu masalah tersendiri seperti adanya tingkat kerawan terhadap terjadinya ledakan bom. Beberapa bahayanya bom, seperti, bom mobil, ranjau darat/laut, bom bunuh diri bahkan termasuk bom-bom sisa peperangan yang gagal meledak yang sering disebut istilah Unexploded Ornance (UXO).

Di beberapa wilayah konflik/peperangan sperti di Lebanon, disana masih banyak diketemuan UXO peninggalan peperang yang terjadi sebelumnya. Sebagian bom gagal meledak ini telah berhasil diketemukan dan kemudian dijinakkan oleh pasukan pemeliharaan PBB, UNIFIL.

Berdasarkan laporan dari perwira penerangan Satgas POM Konga XXV-B, Lettu Laut M. Dahlan menyampaikan, didaerah penugasan Satgas POM, Kontingen Garuda XXV-B ini diduga masih banyak bom gagal meledak yang tersebar yang hingga kini belum terdeteksi keberadaannya. Hal demikian disampaikan, “ karena posisi yang acak pada wilayah-wilayah yang umumnya memiliki kontour perbukitan”.

Rabu, 26 Mei 2010

SENYUM dan SALAM KHAS GARUDA untuk PERDAMAIAN LIBANON

Oleh Andi Perdana Kahar
“Acap kali ku pandang rangkaian kata mutiara “Beginning with smile for peaceful Lebanon” yang menghiasi indahnya Taman Air Garuda, teringat diriku akan setiap tamu dan pengunjung compound Adshit Al Qusayr yang langsung tersenyum damai seraya memandang tulisan itu. Di saat yang sama, ingatanku juga mengarah pada motto Garuda UNIFIL yakni “How to win the heart and the mind of the Lebanese”. Dan di hari ini kebanggaanku semakin memuncak ketika beberapa warga kota Zahlah meneriakkan kata “GARUDA” kepada rombongan Perwira UNIFIL, termasuk diriku di dalamnya, dengan komposisi mayoritas berasal dari negara Eropa yang tengah menikmati perjalanan TOUR LAF dan secara serempak membalasnya dengan salam yang sama, “GARUDA”.

Selasa, 25 Mei 2010

BATALYON MEKANIS KONGA XXIII-D MENJADI TUAN RUMAH PERTEMUAN ENGINEER SUPPORT SERVICE UNIFIL

(S M 25/5) - Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/ UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon ) atau yang lebih dikenal akrab dengan sebutan Indonesia Battalion (Indobatt) menjadi tuan rumah atas diadakannya pertemuan rutin Engineer Support Service UNIFIL, kemarin, Senin (24/5) di Mayon Indobatt UN Posn 7-1 Adshit Al-Qusayr.

Senin, 24 Mei 2010

BINATANGPUN SEBAGAI SENJATA PERANG

Untuk memenangkan suatu pertempuran atau perang, menggunakan berbagai strategi dan taktik serta senjata canggih, termasuk taktik penyusupan kedaerah lawan. Di jaman yang modern ini, pasti dibilang aneh apabila memenangkan pertempuran atas dasar menggunakan senjata seekor binatang. Ternyata, sejak jaman dahulu kala hingga tahun 60-an seekor binatang digunakan sebagai senjata perang.

Senin, 17 Mei 2010

SUARA LEDAKAN BANGUNKAN PRAJURIT TNI DI LEBANON

(SM 14/6) - Buooeem . .. . . .. . ., Ngauung . . .. .. .. .., ngaung . . . .., demikian bunyi ledakan TNT dan sirine yang menggema seakan memekakkan telinga para prajurit di Home Base Satgas Mekanis Konga XXIII-D/ UNIFIL (Indonesia Battalion) Lebanon Jum’at dini hari (14/5).

Jumat, 14 Mei 2010

KONGA XXIII-D/UNIFIL BANGUN JALAN DI LEBANON SELATAN

(SM 12/6) - Wakil Komandan Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) Letkol Mar Guslin beserta para pejabat terkait, seperti dari Chief G-9 (CIMIC: Civil Military Cooperation) Mayor (Spainbatt) Rafael Guisasola Rosique dan staf, Chief CIMIC dari Sektor Timur Unifil, Civil Affairs, perwakilan dari UNIFIL Head-Quaters (MCOU) serta dari pemerintahan kotapraja setempat yang disebut Mayor Mochamad Shab, beberapa waktu lalu secara bersama-sama meresmikan penggunaan 350 meter jalan raya yang ditandai dengan berdoa bersama serta pengguntingan pita di desa Bani Hayyan.

Senin, 03 Mei 2010

PEMAHAMAN BUDAYA LEBANON MELALUI LAF SPONSORED TOUR

(S M ). Keberadaan UNIFIL (United Nations Interim Forces In Lebanon) yang telah menjalankan misi perdamaian di wilayah Lebanon Selatan sejak tahun 1978, telah ikut mewarnai budaya setempat secara positif. Hal inilah yang terlihat pada keramahan masyarakat setempat setiap kali berpapasan dengan peserta LAF Sponsored Tour (Wisata terpimpin atas prakarsa Angkatan Bersenjata Lebanon ), pada tanggal 1 – 2 Mei 2010 di Propinsi Bekaa dan sekitarnya.

Kamis, 29 April 2010

KOMANDAN SEKTOR TIMUR UNIFIL TINJAU AREA OPERASI INDONESIA

(Adshit Al-Qusayr - SM 29/04). - Komandan Sektor (Dansektor) Timur UNIFIL Brigjen (SPA) Juan Gomez de Salazar Minguez dengan didampingi Wadan Sektor Timur UNIFIL - Kolonel Inf Surawahadi melakukan kunjungan kerja ke Satgas Yon Mekanis Konga XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) dalam rangka meninjau seluruh Area Operasi Indobatt. Dansektor diterima langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Konga XXIII-D/Unifil, Letkol Inf Andi Perdana Kahar di Markas Batalyon Indobatt Adshit Al-Qusayr UN Posn 7-1, Rabu (28 April 2010).

Selasa, 27 April 2010

APEL DANTIM INDOBATT DI LEBANON

(SM, 27/4) - Komandan Tim (Dantim) selaku ujung tombak pelaksanaan tugas patroli dan pelaksanaan Pos Pengamatan di daerah operasi Indobatt di Lebanon Selatan, mendapatkan penyegaran kembali di dalam kegiatan Apel Komandan Tim (Dantim) Satgas Yon Mekanis Konga XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) pada hari Senin (26 April 2010) dibuka secara resmi oleh Komandan Satgas Yon Mekanis Konga XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) Letkol Inf Andi Perdana Kahar di Lapangan Soekarno Base UN Posn 7-1.

Senin, 26 April 2010

RANPUR “ANOA” SIAP OPERASIONAL DI LEBANON


(SM, 22/4). Setelah melalui tahapan pemeriksaan kedatangan (Arrival Inspection) yang dilakukan oleh Tim COE (Contingent Owned Equipment) UNIFIL terhadap 13 unit kendaraan tempur “Anoa” produksi PT. PINDAD Indonesia beberapa waktu lalu, maka didapatkan sebuah hasil positif yang menyatakan bahwa seluruh kendaraan tempur tersebut siap operasional di jajaran UNIFIL. Kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan di Markas Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) UN POSN 7-1 Adshit Al Qusayr tersebut, dilaksanakan setelah seluruh materiil diterima secara lengkap oleh Indobatt.

Kesiapan operasional tersebut diraih setelah seluruh kendaraan tempur “Anoa” beserta senjata dan alat perlengkapan yang telah diterima oleh Indobatt telah memenuhi syarat operasional untuk melaksanakan tugas operasi pemeliharaan perdamaian. Dalam rangka mengetahui kesiapan operasional tersebut, maka tim pemeriksa COE melaksanakan pemeriksaan secara fisik dan detail terhadap setiap kendaraan tempur dan materiil pendukungnya. Sebagai contoh, pemeriksaan secara detail dilakukan untuk mengetahui apakah lampu kendaraan berfungsi dengan baik.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar dalam pelaksanaan tugas ke depan, setiap kendaraan tempur “Anoa” yang dioperasionalkan oleh Indobatt tidak akan menemukan kendala dan hambatan yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas pokok.

Dengan hasil positif yang telah diraih ini, maka setiap kendaraan tempur “Anoa” secara resmi akan diberikan plat nomor UNIFIL oleh pihak UNIFIL Transportation Section. Hal ini menandakan secara simbolis bahwa kendaraan “Anoa” telah diterima secara resmi sebagai alut sista yang dioperasionalkan oleh UNIFIL, dalam hal ini secara langsung oleh Indobatt.

Setelah melalui tahap pemeriksaan kedatangan tersebut, maka ke-13 kendaraan tempur “Anoa” tersebut siap digunakan untuk operasional awal berupa kegiatan induction training (latihan pengenalan daerah operasi) oleh ke-18 orang personel Indobatt yang baru datang, meliputi 5 orang teknisi dan 13 orang pengemudi kendaraan tempur. Tahap latihan pengenalan ini bersifat wajib untuk dilakukan bagi setiap personel yang baru datang dan bergabung dengan UNIFIL. Rangkaian kegiatan latihan tersebut mencakup pembekalan teori operasional peacekeeping mission serta kegiatan praktek lapangan.

Terkait dengan keberadaan pengemudi kendaraan tempur yang baru datang, maka praktek lapangan diwujudkan dengan mengemudikan kendaraan tempur yang melalui rute patroli kendaraan sebagaimana ditentukan oleh Komando Atas. Tujuan yang diharapkan dapat tercapai dari kegiatan ini adalah pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab setiap personel dalam melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian di Lebanon Selatan (rst 113).

Jumat, 09 April 2010

KENDARAAN TEMPUR HASIL KARYA PUTRA BANGSA TIBA DI LEBANON


(Adshit Al Qusayr, 9/4). Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Bangsa Indonesia bilamana produk dalam negerinya dipercaya untuk andil bagian dalam kancah internasional. Perasaan inilah yang dirasakan oleh Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) saat kendaraan tempur “ANOA” 6X6 produksi PT. PINDAD INDONESIA beserta senjata dan materiil yang melengkapi alut sista tersebut berhasil mendaratkan roda-rodanya dengan aman dan selamat di Markas Indobatt, UN POSN 7-1, Adshit Al Qusayr, Lebanon, Kamis (8 April 2010).

Sebanyak 13 unit kendaraan tempur “ANOA” telah diangkut oleh sebuah kapal tanker sipil yang disewa oleh PBB dan diberangkatkan dari Tanjung Priok Jakarta, pada tanggal 8 Maret 2010. Setelah mengarungi lautan samudera selama hampir satu bulan lamanya, maka alut sista tersebut berhasil sandar dengan selamat di Beirut International Seaport, pada tanggal 6 April 2010. Selesai melengkapi persyaratan administrasi bongkar muat materiil di pelabuhan, maka kolaborasi personel logistik Indobatt, Movcon UNIFIL, perwakilan Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL (Sempu) serta Angkatan Bersenjata Libanon (LAF) melaksanakan pergeseran alut sista tersebut menuju Markas Indobatt dengan 3 gelombang pergeseran dalam rangka faktor keamanan selama perjalanan.

Setibanya kendaraan tempur “ANOA” di Markas Indobatt, maka Wakil Komandan Sektor Timur UNIFIL Kolonel Inf Surawahadi beserta Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar melaksanakan pengecekan internal terhadap keberadaan alut sista dengan seluruh perlengkapannya yang berada dalam kondisi baru tersebut. Dibandingkan dengan kendaraan tempur VAB buatan Perancis yang selama ini dioperasionalkan oleh Indobatt, kendaraan tempur “ANOA” ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain jumlah roda sebanyak 6 buah, adanya kelengkapan GPS dan kamera video di bagian belakang kendaraan, pintu belakang yang dapat dioperasionalkan secara manual maupun hidrolik serta terdapat dua buah pintu darurat di bagian kanan dan kiri kendaraan.

Dengan hadirnya kendaraan tempur “ANOA” di tengah-tengah Kontingen Garuda UNIFIL, maka turut hadir pula sejumlah 18 orang personel Indobatt baru yang terdiri dari 5 orang teknisi kendaraan tempur berasal dari kesatuan Bengpuspal TNI AD, 2 orang pengemudi kendaraan tempur dari Yonkav 1/1 Kostrad serta 11 orang pengemudi kendaraan tempur dari Yonkav 7 Kodam Jaya. Melalui tambahan personel dan materiil baru tersebut, maka besar harapan bagi Indobatt untuk semakin meningkatkan kinerja positif dalam rangka mengharumkan nama Indonesia di tengah-tengah komuniti internasional jajaran UNIFIL di wilayah Lebanon Selatan (rstm 113).